Proses Equilibrium Ekonomi beserta Fungsinya

Memahami keseimbangan dalam bisnis, contoh dan proses

Proses Equilibrium Ekonomi beserta Fungsinya

Menurut KBBI, keseimbangan adalah keadaan keseimbangan atau kecukupan. Istilah ini juga digunakan dalam ilmu ekonomi untuk mencari harga pasar.

Bagaimana keseimbangan harga ini dapat dicapai? Simak penjelasan tentang neraca, contoh, dan prosesnya di bawah ini.

Apa itu keseimbangan?

Ekuilibrium adalah titik temu antara jumlah penawaran dan permintaan pasar. Jika keduanya seimbang, maka harga akan cenderung stabil.

Definisi lain adalah bahwa ekuilibrium adalah kesepakatan harga antara penjual dan pembeli sehingga terjadi transaksi.
Kapan keseimbangan terjadi?

Gambaran situasi yang terjadi pada pasar yang tidak seimbang adalah sebagai berikut:

Pasokan besar → harga lebih rendah → peningkatan permintaan.

Pasokan rendah → harga lebih tinggi → permintaan turun.

Ketika penawaran dan permintaan seimbang, itu disebut keadaan ekuilibrium.
Apa yang dimaksud dengan kurva harga keseimbangan?

Untuk menentukan titik ekuilibrium, Anda memerlukan kurva penawaran dan permintaan.

Perpotongan antara dua garis adalah titik keseimbangan, yang memberikan harga dan kuantitas keseimbangan.

Perhatikan kurva di bawah ini.
Saldo Sumber: roboguru.ruangguru.com

Keterangan: P = harga, Q = jumlah, E = keseimbangan

Contoh kurva ekuilibrium di atas menunjukkan bahwa harga ekuilibrium adalah Rp. 15.000 dan jumlah keseimbangan adalah 15 unit.

Ketika titik itu tercapai, harga akan menjadi patokan di pasar.
Rumus perhitungan keseimbangan

Menemukan keseimbangan kuantitas dan harga dapat dihitung dengan rumus persamaan berikut:
keseimbangan adalah
Studi kasus keseimbangan pasar

Pabrikan sepatu A memproduksi 1.000 model sepatu baru dengan harga Rp. 200.000 per pasang.

Namun dengan harga tersebut, ternyata permintaan konsumen hampir tidak ada.

Untuk mendongkrak penjualan, produsen menurunkan harga eceran menjadi Rp 180.000 per pasang. Kali ini 500 orang membelinya.

Melihat minat yang meningkat, produsen kemudian berinisiatif menurunkan harga lagi. Kali ini hanya Rp 150.000 per pasangan. Akhirnya, 1.000 pembeli mencatat harga ini.

Ada keseimbangan antara jumlah produk (1.000 sepatu) dan jumlah yang diminta (1.000 pembeli).

Jadi, harga pasar acuan yang bisa digunakan adalah Rp 150.000.
proses keseimbangan

Dari contoh di atas dapat digambarkan adanya proses produksi dan pengendalian harga untuk mendapatkan harga pasar. Berikut penjelasannya.
1. Produksi komoditas

Penjual memproduksi untuk memenuhi permintaan konsumen. Ini adalah kewajiban penjual.

Produksi barang harus sesuai dengan jumlah yang diminta untuk mencapai keseimbangan.
2. Kontrol Harga

Harga yang terlalu tinggi dapat merugikan konsumen. Sedangkan harga yang terlalu murah menyebabkan kerugian di sisi jual.

Bagaimana Anda bisa seimbang?

Harus ada pedoman untuk menentukan harga tertinggi dan terendah.

Selain itu, penjual dan pembeli juga dapat menyepakati harga melalui negosiasi.
Kesimpulan

Ekuilibrium adalah cara menemukan harga pasar, yang sangat penting dalam menjalankan bisnis. Penawaran dan permintaan berdampak besar terhadap naik turunnya harga, sehingga keduanya harus seimbang agar ketimpangan tidak muncul.

Sumber :

This entry was posted in .

About

You may also like...

Comments are closed.